Sunday, October 7, 2012

Walimatus safar

Tak terasa...kurang sepekan lagi keberangkatan kami ke Tanah Suci. Segala macam rasa bercampur menjadi satu, senang, H2C, dagdigdug, haru... dan sebagainya.

beberapa hal yang dianjurkan bagi calon jama'ah haji sebelum berangkat adalah :
- Memohon maaf pada karib kerabat, teman dan kenalan
- menunaikan tanggungan/utang pada orang lain
- meninggalkan wasiat
- menyelesaikan semua urusan dengan sesama manusia
- menyelenggarakan walimatus safar, jika memungkinkan --> untuk berpamitan sekaligus mohon do'a restu

Nah, untuk menyelenggarakan walimatus safar, kami merasa agak kesulitan. Bersyukur bahwa KPMI menyelenggarakan acara pengajian sekaligus pelepasan jama'ah haji bulan lalu. Di tambah lagi, keluarga kami di Indonesia pun mengadakan selamatan sederhana...alhamdulillah.

Seperti hari ini tadi, sanak saudara yang berada di kota Malang dan sekitarnya berkumpul bersama di rumah kami. Mereka berkumpul untuk bersama-sama memanjatkan do'a untuk kelancaran ibadah haji kami. Jujur...ada rasa haru dan bahagia. Apalagi, kami yang berada nun jauh di sini tetap bisa mengikutinya. Thanks to skype! dengan fasilitas video call, kami seolah bisa "menembus" ruang dan waktu. Bersama-sama memanjatkan do'a... Alhamdulillah

Setelah acara "serius" selesai, mereka menikmati sajian yang sudah disiapkan oleh Ummi tercinta. Menunya, urap-urap, mendol, ikan asin, dan rempeyek. Wow, menu istimewa bagiku. Ngileeeer....! di sela-sela sesi ramah-tamah, kami sempat ngobrol dengan ummi, pakdhe, budhe, paklik, bulik, sepupu, ponakan, kakak, dan eyangku sayang yang datang dari Batu. Secara bergantian kami saling bertukar kabar dan saling meminta do'a. Bahkan beberapa saudara yang sudah sempat menunaikan ibadah haji pun memberikan pesan-pesannya.

Subhanalloh walhamdulillah Allohu Akbar! Rasa haru dan bahagia ini begitu kuat menhunjam dada. Terima kasih semuanya, khususnya ummiku sayang yang repot-repot *ga kebayang repotnya* menyelenggarakan acara ini. bahkan beliau juga mengirimkan hantaran ke tetangga kiri-kanan sebagai bentuk syukur dan mohon do'a restu.

Ya Allah, kabulkanlah do'a-do'a kami semua...
mudahkanlah kami semua untuk memenuhi panggilan-Mu

labbaik Allohumma Labbaik
labbaikalaa syariikala kalabbaik

tak terasa ujung mataku basah...merasakan semua ini
Alhamdulillah...alhamdulillah...alhamdulillah

Tuesday, October 2, 2012

H-10...ID oh ID...

"Perbanyaklah bekal kesabaran selama menjalankan ibadah haji", itulah salah satu pesan yang kudengar saat Manasik Haji bersama rombongan Milli Gorus.

Sabar...sabaar...sabaaar...
sudah tiga pekan dari penyetoran dokumen untuk pengajuan izin perpanjangan ID (KTP Belgia)
belum juga ada kabar

hari demi hari berlalu
dalam hati gundah gulana
hanya berdo'a yang bisa melegakan
hanya minta dido'akan yang bisa mengurangkan beban
karena sebuah keyakinan
Allah tidak pernah tidur
Allah Maha Mendengar dan Maha Melihat

setelah ikhtiar ditunaikan
melengkapi semua dokumen yang diminta
mondar-mandir --rumah-stadskantoor-- bak setrikaan
bolak-balik telepon stadskantoor bak resepsionist
tinggal kepasrahan pada-Nya
Dia yang Maha Berkehendak

Akhirnya...
di penghujung kepasrahan
kriiing...kriiing...
terdengar kabar ang membuat suara tergetar
tubuh runtuh dalam balutan kesyukuran
mungkin ini rasanya mendapat "durian runtuh"
Allohu Akbar!

Akhirnya aku bisa memperpanjang ID...
alhamdulillah, suatu hal yang biasa saja
tapi bagiku, terasa luaaar biasa!
Yaa... Allah memang selalu Maha Baik pada hamba-Nya
kadang hamba-Nya saja yang lupa bersyukur

Astaghfirullohal 'adziim
belajar banyak dari "kasus" ini....
berlatih sabar, memurnikan kepasrahan, dan ber"terima kasih"

semoga Allah senantiasa membimbing langkah ini
memberi kemudahan dan kelancaran
untuk meraih ke-mabrur-an
aamiin